SEAMO_mother

Posted: December 15, 2012 in Uncategorized

Hi Mother, Haikei, genki ni shitemasuka?
Saikin renraku shinakute gomen Boku wa nantoka yattemasu…

Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute
Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai

Chikaku ni iru to iradatsu kuse ni Tooku ni iru to sabishiku kanji
Anata wa sonna sonzai Donna mondai mo Mi wo kezutte kaiketsu suru
Soshite Boku no shitteru dare yori mo Ichi-ban gamandzuyoku TAFU desu
Itsumo massaki ni ki ni suru Jibun janaku boku no karada de

Suiji sentaku Souji ni ikuji Amatta jikan sara ni shigoto shi
Ichi-ban hikui basho ni aru mono shika Motomenakattano Anata yo
Atarimae sugi wakaranakatta Hitori de kurashi hajimete wakatta
Anata no sugosa Taihensa Sore wo omoeba Kyou mo boku ganbareru sa

Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute
Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai

“Ashita asa shichi-ji ni okoshite” to itte
Anata jikan doori ni okoshite kurete
Shikashi Rifujin na boku wa
Neboke nagara ni iu kotoba wa “Urusee!”
Konna kurikaeshi no RUUTIN Iyana kao hitotsu sezu ni
Anata Mainichi okoshite kureta
Donna mezamashi yori atatakaku seikaku datta

Sore de mo aru hi Gakkou wo ZURUyasumi ”Ikitakunai” to ii
FUton kara ichido mo denu boku mae ni Kao wo ryoute de ooikakushi
Oogoe agete naita Boku mo kanashikute naita
Sono toki boku wa ”Nante baka na koto wo shitan da” to jibun semeta

Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute
Sasaete kureta kono ai Kanshashitemasu My Mother

Kodomo ni sakidattareru hodo Tsurai koto nante Kono yo ni nai no dakara
Tatta ichi-byou de mo Anata yori nagaku ikiru koto Kore dake wa mamoru
Kore dake wa…

Anata no kodomo de yokatta Anata ga boku no haha de yokatta
Itsu made mo kawaranai Zutto zutto kawaranai
Boku wa anata no ikiutsushi dakara…

Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute
Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai

Zutto boku no haha de ite Zutto genki de ite
Anata ni wa mada shigoto ga aru kara Boku no oyakoukou uketoru shigoto ga…

 

 

Hi bunda, bunda , apa kabarmu?
maaf aku tidak bisa menelfonmu akhir-akhir ini, aku baik baik saja…

*tubuhmu yang kecil, begitu juga tanganmu
rambut putihmu yanng bercampur dan kau tumbuh menjadi lebih ramah
tapi bagiku kau lebih besar dari segalanya, lebih kuat dari siapapun
aku ingin emberitahu anak-anakku tentang cinta yang mendukungku ini

walaupun aku tumbuh menjadi tidak sabar, aku ada di dekatmu
ketika aku jauh darimu, aku tumbuh dengan kesepian
itulah dirimu bagi ku, kau bisa menghentikan  masalah  dan memperbaikinya
dankau memiliki kesabaran dan ketangguhan yang begitu besar
dibanding siapun yang kukenal
kau akan selalu  memikirkanku sebelum kebahagiaanmu sendiri

memasak, mencuci, bersih-bersih, membesarkan anak
kau bahkan bekerja selama waku senggangmu
kau  hanya akan membeli barang yang ada di rak dengan harga paling murah
aku tidak mengerti meskipun hal itu sanga jelas
hingga aku mulai hidup sendiri, baru ku mengeri
kapapun aku memikirkan sudah berapa banyak hal yang kau sapai
dan betapa sulitnya itu
ku rasa aku bisa mencoba yang terbaik hari ini

ku bilang “bangunkan aku jam 7 pagi”
dan kau membangunkan tepat waktu
tapi aku jahat padamu
dan mengucpkan “DIAM!” ketika aku masih setengah tidur
bagimu ini adalah rutinitasdan kau tidak pernah sesekali memasang tampang kelelahan
dan tetap membanngunkanku setiap hari
penuh kasih sayang dan lebih akurat dari ALARM  manapun

tapi suatu hari aku  membolos sekolah
dan berkaa “aku tidak ingin pergi”
aku tidak beranjak   dari futon ku dan kau masih  berdiri didepanku
kau menyembunyikan mukamu dengan kedua tanganmu dan menangis dengan keras
pada saat itu aku menyalahkan diriku
bertanya ” kenapa aku bisa menjadi begitu bodoh?”

Repeat *

ku  berikan padamu rasa terima  kasih  untuk cinta mu yang selalu melindungi diriku
bundaku,

aku tahu tak ada hal yang begitu menyedihkan
dari mengubur  anaknya hidup-hidup
jadi aku akan memastikan hal tiu todak akan terjadi
bahkan jika  aku hidup satu detik lebih  lama darimu
kan ku pastikan hal itu

aku bersyukur aku adalah  anakmu
aku bersyukur kau adalah bundaku
hal itu  tidak akan pernah berubah
itu tidak akan pernah berubah untuk selamanya
karena aku begitu mirip denganu

jadilah ibuku untuk selamanya
sehatlah selalu untuk selamanya
kau masih punya satu pekerjaan lagi yang tersisa
dan itu adalah menerima cinta dan rasa hormat anakmu
untukmu…

 

Berkali-kali aku dengerin lagu ini, rasana tiada bosanna…
tiap dengerin lagu ini, dan aku melihat ibuku dan bapakku, ada sebuah rasa nyeri di hati

apakah aku sudah menjadi anak yang berbakti padanya?

apakah aku sudah bisa membahagikan mereka?

apakah aku mampu membalas jasa mereka?

 

pak, mak,… maaf dan terimakasih atas semuanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s